Jumat, 14 Februari 2014

Saat Umurku 19 Tahun

With Mama
Maafkan aku ma, belum bisa bahagiakan dirimu. Aku sadar, yang semua kau lakukan itu untuk menyambung hidup, terutama untukku. Kau bekerja, untuk tambahan biaya pendidikanku. Aku tau, saat kau merasa kelelahan kau hanya bisa menangis. Kau tau maa, setiap kali kau mengeluh padaku, hatiku terasa sesak, menjerit, dan aku merasa seperti anak yang sangat berdosa padamu. Tapi lagi-lagi aku belum bisa membuatmu bahagia ma. Sabar ya maa, suatu saat nanti aku akan membuatmu bahagia. Saat ini, usiaku 19 tahun ma, aku sadar kini usiaku juga tak lagi seperti anak kecil. Perkataanmu yang terkadang menyakiti hatiku, tapi kini aku menjadi seorang gadis yang kuat. Aku hanya bisa berdo’a maa, semoga Allah selalu memberikan kemurahan Rizki padamu, pada keluarga kita, dan semoga Syurga yang membalas semua jasa-jasa mama dan bapak selama ini untukku.

Teruntuk mama, dari anakmu Yayi Fadillah

Tidak ada komentar: